DOA
Labels
- ADVOKAT
- AKSI
- AKSI-DEMO
- AKTIVIS
- AMP
- ARTIKEL
- berika
- BERITA
- DIPLOMASI
- DOA
- DUKA
- FOTO
- FTO
- GEREJA
- Hukum dan Ham.
- IBADAH
- Informasi Papua Merdeka.TNI
- Informasi Terkait Papua Merdeka.
- INTERNASIONAL
- JUBI
- KNPB
- KNPB ASMAT
- KNPB BIAK
- KNPB KAIMANA
- knpb nabire
- KNPB PUSAT
- KNPB SORONG
- KNPB TIMIKA
- KNPB-PRD
- knpb-prd Wamena
- KNPB-PRD-BIAK
- KNPB-PRD-FAK-FAK
- KNPB-PRD-KAIMANA
- KNPB-PRD-TIMIKA
- KNPB-PRD-YAHOKIMO
- KNPB-PUSAT
- KOKONAO
- LAPORAN
- MAHASISWA
- MAMA PAPUA
- MANADO
- MSG
- NEWS
- Oleh Dr. Socratez Yoman.
- OPINI
- PAPUA
- PELANGGARAN HAM
- PERNYATAAN
- PERNYATAAN SIKAP
- PNWP
- PNWP-PRD
- Politisi
- POLRI
- SERUAN
- SOLOMON
- surat
- Tahanan Politik
- TERKINI
- TERKININ
- TIMIKA
- TNI
- TPN-OPM
- ULMWP
- VIDEO
"TANGISAN DOA ANAK NEGERI"
Menyikapi Situasi Kota Timika Yang Tidak Aman.
=====================================
oleh: Pdt. Deserius Adii, S.Th.
"Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung. Darimanakah datang pertonganku? Pertolonganku datangnya dari Tuhan Yang menjadikan langit dan bumi." Mazmur, 121:1.
Menyikapi Situasi Kota Timika Yang Tidak Aman.
=====================================
oleh: Pdt. Deserius Adii, S.Th.
"Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung. Darimanakah datang pertonganku? Pertolonganku datangnya dari Tuhan Yang menjadikan langit dan bumi." Mazmur, 121:1.
"Datanglah Kerajaan-Mu. datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Matius 6:10
Timika-KNPBNews: Hari ini Parlemen Rakyat Daerah Mimika (PRDM)
melayangkan Surat Jaminan untuk mengeluarkan Steven Itlay dan
Anggota-Anggota KNPB Wilayah Timika yang di tangkap saat Doa Nasional
bagi Bangsa Papua melalui ULMWP menuju anggota tetap MSG.
Refleksi Gerakan Doa Lintas Bangsa Papua menuju ke PIF
THEMA : ”RAHASIA
UNTUK TERLEPAS DARI BELENGGU MASALAH
PENGHALANG BANGSA PAPUA MENUJU KE PIF .“ Kisah Para Rasul 16:26
========================================================================================
Filipi, suatu kota di daerah
Makedonia, merupakan salah satu tujuan Rasul Paulus dan rekannya Silas dalam
pelayanan misi mereka. Seperti halnya di tempat lain, di kota ini Paulus juga
mendapat tentangan dari orang-orang yang tidak suka akan pemberitaan injil.
Bahkan mereka ditangkap dan didera, kemudian dimasukkan ke dalam penjara.
“Setelah mereka berkali-kali
didera, mereka dilemparkan ke dalam penjara. Kepala penjara diperintahkan untuk
menjaga mereka dengan sungguh-sungguh. Sesuai dengan perintah itu, kepala
penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki
mereka dalam pasungan yang kuat.” Kis 16:23-24
Keadaan ini tidak mempengaruhi semangat Paulus dalam mengikut Yesus ataupun memberitakan injil. Bahkan kita akan melihat bahwa belenggu maupun penjara tidak dapat membungkam dan menghalangi pelayanan mereka.
Keadaan ini tidak mempengaruhi semangat Paulus dalam mengikut Yesus ataupun memberitakan injil. Bahkan kita akan melihat bahwa belenggu maupun penjara tidak dapat membungkam dan menghalangi pelayanan mereka.
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak
sekali belenggu dosa maupun masalah yang mengikat kehidupan kita. Bahkan hidup
kita seperti terpenjara, sehingga kita merasa bahwa kita tidak sanggup lagi
berbuat apa-apa. Pengharapan hilang ditelan oleh keadaan maupun kondisi yang
dialami.
Pekerjaan yang tidak menentu,
orang-orang di sekeliling yang membenci kita, keuangan yang selalu
berkekurangan, rumah tangga maupun keluarga yang selalu bermasalah, teman Papua
yang juga selalu bertentangan dengan kita; semuanya itu yang selalu kita hadapi
dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi keadaan ataupun masalah yang terjadi tidak
boleh menghalangi kita untuk tetap setia di dalam Tuhan. Jangan sampai kondisi
tersebut justru membelenggu bahkan memenjarakan hidup kita sehingga kita tidak
dapat berbuat maksimal bagi kemuliaan nama Tuhan.
Berikut rahasia dari Rasul Paulus
sehingga dia dapat terlepas dari belenggu dan penjara:
1. DOA DAN PUJI-PUJIAN
“Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.” Kis 16:25
“Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.” Kis 16:25
Penjara tidak membuat Paulus dan
Silas bersedih, muram, menangis, putus asa ataupun stres.Tetapi mereka justru
menaikkan doa dan puji-pujian kepada Allah. Dipenjara ataupun tidak, tidak
menjadi alasan bagi Paulus untuk berhenti berdoa atau memuji Tuhan. Dalam
segala keadaan dia tetapi bersyukur kepada Allah, baik dalam keadaan senang
maupun susah.
Puji-pujian yang dinaikkan akan membawa kekuatan bagi hidup kita. Terlebih lagi jika kita berada dalam suatu masalah. Ada kuasa di dalam puji-pujian. Tuhan bertahta di atas puji-pujian kita (Maz 22:4).
Puji-pujian yang dinaikkan akan membawa kekuatan bagi hidup kita. Terlebih lagi jika kita berada dalam suatu masalah. Ada kuasa di dalam puji-pujian. Tuhan bertahta di atas puji-pujian kita (Maz 22:4).
Bahkan lewat doa dan puji-pujian,
kita akan terlepas dari belenggu dan penjara yang mengurung hidup kita.
“Akan tetapi terjadilah gempa
bumi yang hebat, sehingga sendi-sendi penjara itu goyah; dan seketika itu juga
terbukalah semua pintu dan terlepaslah belenggu mereka semua. ” Kis 16:26
2. MEMPERERAT HUBUNGAN DENGAN TUHAN
“Yang kukehendaki ialah mengenal
Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana
aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya beroleh
kebangkitan dari antara orang mati.” Fil 3:10-11
Penderitaan yang dialami Paulus
tidak membuat dirinya berhenti untuk mengenal Tuhan. Setiap derita dan aniaya
yang dialaminya membuat Paulus lebih mengenal Allahnya. Paulus tahu bahwa
pengenalan akan Tuhan merupakan suatu hal yang melebihi segalanya. Dan
pengenalan akan Tuhan merupakan suatu harta yang begitu berharga yang jauh
lebih bernilai dibandingkan segala apapun yang ada di dunia ini.
Oleh sebab itu, penjara tidak membuat Paulus bersedih, karena dia tahu bahwa dia memiliki sesuatu yang sangat berharga dalam dirinya. Dan Paulus tidak mau melepaskan hal itu, bahkan dia ingin lebih lagi mengenal Kristus agar dia dapat memperoleh mahkota yang sudah disiapkan baginya.
Oleh sebab itu, penjara tidak membuat Paulus bersedih, karena dia tahu bahwa dia memiliki sesuatu yang sangat berharga dalam dirinya. Dan Paulus tidak mau melepaskan hal itu, bahkan dia ingin lebih lagi mengenal Kristus agar dia dapat memperoleh mahkota yang sudah disiapkan baginya.
Masalah maupun pencobaan diijinkan
Tuhan bagi hidup kita agar kita dapat lebih mengenal dan mendekat kepada Tuhan.
Sakit penyakit, kebangkrutan, kegagalan dan bahkan pergumulan bertahun-tahun
terjadi dalam hidup kita agar kita dapat lebih lagi mempererat hubungan kita
dengan Tuhan.
Dan ketika kita semakin intim lagi
dengan Dia, maka tidak ada yang dapat menghalangi dan membelenggu semangat
hidup kita, oleh karena sesuatu yang berharga telah menjadi bagian dalam hidup
kita. Dan kita tahu pasti bahwa setiap janjiNya akan digenapi dalam hidup kita.
“Siapa gerangan ada padaku di
sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. Sekalipun
dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah
selama-lamanya. ” Maz 73:25-26
3. BERPIKIR POSITIF
“Jadi akhirnya, saudara-saudara,
semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua
yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut
dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” Fil 4:8
Aniaya dan penjara bisa saja membuat
Paulus merasa putus asa. Dia bisa saja kecewa dan protes kepada Tuhan. Dan
sebagai manusia, dia juga bisa saja mengeluh dan bersungut-sungut. Tetapi yang
kita lihat justru segala sesuatu yang positif keluar dari mulutnya. Dia tahu
bahwa pikiran yang positif akan membawa dia kepada kemenangan.
Ketika bangsa Israel berada di padang gurun untuk menuju ke tanah perjanjian, banyak dari mereka yang bersungut-sungut atas keadaan yang mereka alami. Sebagian dari bangsa Israel yang bersungut-sungut ini tidak dapat masuk ke dalam tanah perjanjian (Bil 14:27-30).
Ketika bangsa Israel berada di padang gurun untuk menuju ke tanah perjanjian, banyak dari mereka yang bersungut-sungut atas keadaan yang mereka alami. Sebagian dari bangsa Israel yang bersungut-sungut ini tidak dapat masuk ke dalam tanah perjanjian (Bil 14:27-30).
Ketika kita berpikiran negatif,
menggerutu, mengomel dan mengeluh, maka kita sedang melepaskan berkat yang
sebenarnya sudah menjadi bagian kita. Marilah kita senantiasa berpikiran
positif dalam keadaan seburuk apapun yang kita alami. Dengan demikian maka
berkat Tuhan akan mengalir bagi kita. Masalah maupun pencobaan apapun tidak
dapat membelenggu hidup kita yang senantiasa berpikiran positif. Kita akan
terus melangkah maju meraih kemenangan demi kemenangan.
“Dan apa yang telah kamu pelajari
dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang
telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan
menyertai kamu.” Fil 4:9
Rasul Paulus memberikan teladan yang
begitu berharga bagi kita semua. Dia melakukan segala kehendak Bapa di surga
dalam setiap langkah hidupnya. Penjara dan aniaya tidak dapat membelenggu
hidupnya. Bahkan ketika dia tetap menjaga hidupnya murni di hadapan Tuhan, nama
Tuhan semakin dimuliakan.
Demikian juga kita sebagai umat
Tuhan, kita harus tetap menjaga hati kita di hadapan Tuhan. Ketiga rahasia di
atas akan membawa kita untuk terlepas dari masalah apapun yang membelenggu
kehidupan kita.
Hari ini kalau orang Papua memiliki
hati yang berdoa dan bersyukur, serta memusatkan hubungan kita dengan Tuhan
serta kita berpikir positif Tuhan akan melepaskan kita dari seluruh berbagai
masalah yang menimpa kita yaitu mulai dari belenggu dosa, belenggu, ekonomi,
belenggu social, belenggu politik.
Fasilitator
Gerakan
Doa Lintas Bangsa Papua (GDLBP).
Pdt.
Deserius Adii, S.Th.
Bottom of Form
KNPB/PRD TIMIKA: GERAKAN DOA LINTAS BANGSA
Thema: "PAPUA BERSYUKUR." Sub Thema: “ DOA KAMI DIJAWAB OLEH TUHAN ATAU TIDAK, BANGSA MALANESIA DI PAPUA BARAT BERSYUKUR ” 1 Tesalonika, 5:18.
==================================================
Thema: "PAPUA BERSYUKUR." Sub Thema: “ DOA KAMI DIJAWAB OLEH TUHAN ATAU TIDAK, BANGSA MALANESIA DI PAPUA BARAT BERSYUKUR ” 1 Tesalonika, 5:18.
==================================================
1. APA ITU BERSYKUR KEPADA ALLAH?
Bersyukur artinya ungkapan rasa terimakasih kepada Allah atas segala berkat pertolongan dalam hidup dan apa yang kita terima dari Tuhan. Dengan bersyukur hati kita akan merasa damai karena kita tidak lagi khawatir terhadap apa yang ada didiri kita. Seperti apapun kondisi kita sekarang, kita wajib mensyukurinya. Baik saat kita dalam keadaan yang sulit ataupun dalam keadaan yang tidak sulit, Baik saat kita diberi kebutuhan kita yang berlimpah maupun yang diberi kebutuhan seadanya oleh Allah, maka kita WAJIB bersyukur. Dalam Ibadah Gerakan Doa Lintas Bangsa (GDLB) ini kita memberikan sebuah sorotan Thema “PAPUA BERSYKUR” dan Sub Thema “ DOA KAMI DI JAWAB OLEH TUHAN ATAU TIDAK, BANGSA MALANESIA DI PAPUA BARAT BERSYUKUR KEPADA ALLAH.” 1Tesalonika, 5:18.
Inti kegiatan dalam Ibadah Papua Bersyukur ini adalah karena Bangsa Papua belakangan ini kita berdoa dan berpuasa secara pribadi, keluarga, gereja dan masyarakat secara berkelompok, dimana kita bergumul dengan satu pokok doa yaitu : “BANGSA PAPUA MAU MASUK DI KELUARGA MALANESIA.” Maka hari ini adalah hari dimana kita menanti Jawaban Doa kita. Jawaban doa akan datang dengan 3 (tiga) Jabawan yaitu:
a. Ya, Sudah
b. Tunggu
c. Tidak
Kalau Tuhan bilang “Ya, Sudah” Berarti doa kita di jawab langsung oleh Tuhan, Kalau Tuhan bilang “Tunggu” berarti belum ada waktunya Tuhan, Kalau Tuhan bilang “Tidak” berarti Tuhan tidak setuju doa kita karena kita belum beres dengan Tuhan.
Inti kegiatan dalam Ibadah Papua Bersyukur ini adalah karena Bangsa Papua belakangan ini kita berdoa dan berpuasa secara pribadi, keluarga, gereja dan masyarakat secara berkelompok, dimana kita bergumul dengan satu pokok doa yaitu : “BANGSA PAPUA MAU MASUK DI KELUARGA MALANESIA.” Maka hari ini adalah hari dimana kita menanti Jawaban Doa kita. Jawaban doa akan datang dengan 3 (tiga) Jabawan yaitu:
a. Ya, Sudah
b. Tunggu
c. Tidak
Kalau Tuhan bilang “Ya, Sudah” Berarti doa kita di jawab langsung oleh Tuhan, Kalau Tuhan bilang “Tunggu” berarti belum ada waktunya Tuhan, Kalau Tuhan bilang “Tidak” berarti Tuhan tidak setuju doa kita karena kita belum beres dengan Tuhan.
2. TERHADAP APA YANG HARUS KITA SYUKURI?
Melalui Ibadah “Papua Bersyukur” ini kita bersyukur terhadap:
a. Bersyukur karena Pribadi, Keluarga, Suku, Bangsa Papua dilindungi dalam hidup kita.
b. Bersyukur karena Pimpinan 3 (tiga) wadah Politik dalam Negeri sudah bersatu yaitu PNWP, NRFPB, WPNCL dan berhasil melahirkan sebuah wadah koordinatif nama ULMWP di tingkat Internasional.
b. Bersyukur karena ULMWP bisa ikut KTT MSG di Honiara, Solomon dengan keadaan aman dan tenang.
c. Bersyukur karena Petisi Dukungan Rakyat Papua bisa dilihat, dibaca, dan dipelajari oleh Pimpinan MSG, Pimpinan Negara-Negara Malanesia dan rakyat Malanesia.
d. Bersyukur karena masalah Papua bisa di bicarakan didalam Group Malanesia, Forum Fasifik, dan Sidang PBB dan dunia bisa dengar tangisan anak negeri Papua Barat.
e. Bersyukur kita di terima sebagai Anggota MSG atau sebagai Observer (Pengamat) atau tidak diterima sebagai anggota karena Tuhan punya rencana lain untuk membebaskan umat Tuhan di Tanah Papua.
f. Bersyukur karena Pasti PAPUA MERDEKA.
a. Bersyukur karena Pribadi, Keluarga, Suku, Bangsa Papua dilindungi dalam hidup kita.
b. Bersyukur karena Pimpinan 3 (tiga) wadah Politik dalam Negeri sudah bersatu yaitu PNWP, NRFPB, WPNCL dan berhasil melahirkan sebuah wadah koordinatif nama ULMWP di tingkat Internasional.
b. Bersyukur karena ULMWP bisa ikut KTT MSG di Honiara, Solomon dengan keadaan aman dan tenang.
c. Bersyukur karena Petisi Dukungan Rakyat Papua bisa dilihat, dibaca, dan dipelajari oleh Pimpinan MSG, Pimpinan Negara-Negara Malanesia dan rakyat Malanesia.
d. Bersyukur karena masalah Papua bisa di bicarakan didalam Group Malanesia, Forum Fasifik, dan Sidang PBB dan dunia bisa dengar tangisan anak negeri Papua Barat.
e. Bersyukur kita di terima sebagai Anggota MSG atau sebagai Observer (Pengamat) atau tidak diterima sebagai anggota karena Tuhan punya rencana lain untuk membebaskan umat Tuhan di Tanah Papua.
f. Bersyukur karena Pasti PAPUA MERDEKA.
3. APA MAMFAATNYA
“Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.” Mazmur 118:1
Masih ingatkah kita kapan terakhir. Kita bersyukur kepada Tuhan? Mungkin kita tidak menyadari bahwa sudah cukup lama kita tidak mengucapkan syukur lagi kepada Tuhan. Atau kita merasa bahwa apa yang kita perbuat adalah hasil dari usaha dan kerja keras kita sendiri, jadi untuk apa kita bersyukur kepada Tuhan?
Mungkin sebagian dari kita berkata bahwa sudah sekian lama juga berdoa dan berharap kepada Tuhan, tetapi tidak juga menerima jawaban atas segala masalah, jadi untuk apalagi kita berharap dan bersyukur kepada-Nya?
Masih ingatkah kita kapan terakhir. Kita bersyukur kepada Tuhan? Mungkin kita tidak menyadari bahwa sudah cukup lama kita tidak mengucapkan syukur lagi kepada Tuhan. Atau kita merasa bahwa apa yang kita perbuat adalah hasil dari usaha dan kerja keras kita sendiri, jadi untuk apa kita bersyukur kepada Tuhan?
Mungkin sebagian dari kita berkata bahwa sudah sekian lama juga berdoa dan berharap kepada Tuhan, tetapi tidak juga menerima jawaban atas segala masalah, jadi untuk apalagi kita berharap dan bersyukur kepada-Nya?
Banyak hal yang bisa membuat kita tidak lagi bersyukur kepada Tuhan. Melalui keadaan, masalah, pekerjaan, keluarga dan banyak lagi yang bisa membuat kita justru malah bersungut-sungut di hadapan Tuhan. Bahkan kita juga menyalahkan Tuhan atas apa yang kita alami dalam kehidupan kita. Kita merasa bahwa Tuhan tidak adil bagi kita. Padahal, kalau kita mau merenung sejenak, kita akan menyadari bahwa masih banyak yang bisa kita syukuri dalam kehidupan kita. Mungkin saat ini kita belum mendapatkan apapun yang menjadi keinginan kita. Sekalipun kita belum mendapat sesuatu dari Tuhan kita tetap bersyukur kepada Tuhan, karena maksud Tuhan lain dalam hidup kita. Tuhan punya rencana yang indah dalam hidup kita.
Kita harus menyadari bahwa selalu ada yang bisa dibandingkan jika memang kita sendiri mau membanding-bandingkan kehidupan kita.
“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” 1 Tes5:18.
Kita harus menyadari bahwa selalu ada yang bisa dibandingkan jika memang kita sendiri mau membanding-bandingkan kehidupan kita.
“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” 1 Tes5:18.
Apapun kondisi dan masalah yang kita hadapi, entah itu baik ataupun buruk, Tuhan menginginkan agar kita senantiasa mengucap syukur. Bersyukur dengan apa yang masih kita miliki saat ini. Bersyukur kalau kita masih bisa menikmati hidangan walaupun sangat sederhana. Kalaupun kita berjuang Papua merdeka sampai kita dipenjarakan, dibunuh, di tembak atau dianiaya kita tetap mengucap syukur kepada Tuhan oleh karena semuanya itu. “Allahku Engkau, aku hendak bersyukur kepada-Mu, Allahku, aku hendak meninggikan Engkau.” Mazmur, 118:28.
4. KESIMPULAN
Bersyukurlah kepada Tuhan dalam segala hal, kita diterima atau tidak diterima sebagai anggota MSG kita tetap bersyukur, kita tetap memuji Tuhan, kita tetap berdoa, kita tetap berpuasa Pasti Tuhan akan membebaskan Bangsa Malanesia di Papua Barat. Suatu saat Tuhan bahwa kita di alam kebebasan untuk menuju pembebasan. Kita bersyukur Allah kita, Allah perkasa, Allah yang heran, Allah yang dasyat. Allah yang memperhatikan tangisan dan jeritan Bangsa Malanesia di Papua Barat.
Timika, 26 Juni 2015
Pdt. Deserius Adii, S.Th.
Pdt. Deserius Adii, S.Th.
KnpbnewsTimika--- Lagi-lagi Gerakan Doa Lintas Bangsa (GDLB) mediasi
Komite Nasional Papua (KNPB) dan Penanggung Jawab Parlemen Rakyat Daerah (PRD)
Wilayah Timika kembali mendukung United Liberation Movement West Papua(ULMWP) Daftar
ke Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Malanesian Spearhead Group (MSG) di Honiara
sebagai anggota tetap. Pada hari ini Rabu (24/06/2015)
Sebelumnya juga Gerakan Doa
Lintas Bangsa melakukan Kegiatan yang
sama pada tanggal 4 Juni 2015 dengan sorotan thema “ Doa Satu Jam Besar
Kuasanya, dan dilanjut lagi pada tanggal
18 Juni 2015 dengan Thema” Doa yang
lahir dari Iman Mengubah Dunia”.
Pada hari ini juga Rabu
(24/06/2015 dengan Sorotan Thema” Menjangkau Dunia Melalui Doa”. Di halaman
Kantor Sekertariat Knpb dan Prd Wilayah Bomberay. Mintalah kepadaku maka
bangsa-bangsa akan kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi
menjadi kepunyamu (Mazmur, 1:8) sebagai dasar Kegiatan Gerakn doa Lintas
Bangsa.
Ibadah dan doa tersebut,
diprotokol oleh Pdt. Zet Warisio dan renungan singkat dipimpin oleh Pdt Agus,
dalam kotbanya menjelaskan kita patut bersyukur Kepada Tuhan karena Allah
Bangsa Papua selalu menjaga melindungi kita, jika kita di pihak benar, maka
siapa yang melawan kita pasti Tuhan
menopang hidup.
Kita harus berkerja sama demi
banyak orang untuk kemenangan bagi bangsa papua sesuai dengan Firman Tuhan
bahwa “ demikan juga kita walaupun banyak adalah satu tubuh didalam kristus”
(Roma 12:5a)
Menjangkau dunia melalui doa
adalah dimana anak-anak Tuhan berdoa dengan sunggu-sunggu untuk mencari wajah
Tuhan dalam sebuah pergumulan panjang maka bangsa Papua melalui Gerakan Doa
Lintas Bangsa untuk mencari jati diri sebagai sebuah bangsa.
Tuhan menempatkan Bangsa Papua di
ufuk Timur, Tuhan menempatkan orang Papua ditengah-tengah dunia antara Asia dan
Pasifik, Tuhan menempatkan Bangsa Papua menjadi berkat bagi dunia, bangsa papua
di wilayah Timika melalui Gerakan Doa Lintas Bangsa berdoa menjangkau Timur –Barat-Utara-dan selatan
karena Tuhan menempatkan bangsa Papua ditengah dunia.
“Bangsa Papua sungguh-sungguh
berdoa dalam Nama YESUS berarti berdoa dengan Otoritas Yesus dan minta kepada
Allah Bapa untuk menjawab doa Kita” Rakyat Papua berdoa dengan ber-IMAN kepada
Tuhan, dengan sesunggu hati IMAN dan
PERCAYA kita akan meraih Janji Tuhan”
yakni Merdeka bebas dari Penindasan, Isi Panduan Ibadah dan doa.
Dalam Ibadah dan Gerakan doa
Lintas bangsa yang digelar oleh KNPB dan PRD Wilayah Timika dengan cuaca yang
cukup berfariasi Panas, hujan rintik-rintik, semua rakyat melakukan doa
dipimpin oleh Pdt. Deserius Adii, S.Th.
Dengan Bahan doa peserti, doa Kota Timika, agar kota ini ditaklukan
oleh Roh Khusus, untuk setiap permasalahan yang terjadi yakni perang suku,
kemabukan, penyembahan berhala, dan kuasa-kuasa gelap.
Menjangkau dan mengelilingi di
Tanah Papua, berdoa untuk kesatuan dan persatuan menuju ke rumah Melanesia
mulai dari Eksekutif, Legislatif, Judikatif, Toko Agama, Toko Adat, Toko
Pemuda,Toko Perempuan, Para Aktivis Ham, Akdemisi, Jurnalis dan Toko
masyarakat, semua komponen harus sadar diri mendukung doa agar oleh kuasa Tuhan
musingat Tuhan terjadi.
Pusat sasaran Doa Peratama: untuk
KTT MSG di Honiar, berdoa agar Pimpinn
MSG menerima Bangsa Papua di terima sebagai Anggota MSG melalui ULMWP.
Kedua, Sasaran Doa untuk menolak
Aplikasi baru dari Indonesia yaitu Melanesia Indonesia (Melindo) agar tidak
diterima oleh Negara-negara anggota MSG.
Ketiga, sarasan berdoa agar ULMWP
bukan tim pemantau/peninjau tetapi anggota Tetap Di MSG lebih khusus perdana
menteri Negara PNG, dan Negara Fiji agar mereka mengakui bangsa Papua adalah
bangsa Melanesia di Papua barat.
Selanjutnya, dalam doa selingan
serentak rakyat Papua dipimpin oleh Pdt Deserius dengan doa “Pelepasan
pemotongan kertas batas yang bergambar peta
wilayah Indonesia dan Wilayah Pulau Papua, Pemotongan Ikatan Indonesia
dan papua secara resmi dipotong oleh Pdt Danile Bagau.
Lalu pelepasan pembebasan ikatan
Indonesia dan Papua pemisahan kedua bendera yakni Bintang Kejara dan bendera
Merah Putih oleh Ketua KNPB Steven Itlay.
Kemudian ucapan Terimakasi kepada
Pemerintah Vanuatu, Pemerintah Kepulauan SOLOMAN, Pemerintah Kanaky, Pemerintah PNG, dan Pemerintah VIJI atas
dukungan dan keterbukaan atas menerima ULMWP wadah representative Rakyat
Melanesia Papua barat, dan Menolak dengan Tegas atas Tawaran Indonesia dengan
Wadah Melanesia Indonesia (Melindo) hal ini dengan tegas disampaikan oleh
Wakil Parlemen Rakyat Daerah Timika
yakni Pak Asso.
Seluruh kegiatan berjalan aman
ditutup dengan doa oleh Pdt Daniel Bagau. Pada pukul 13:30 waktu papua barat.
Langganan:
Postingan (Atom)
Popular Posts
-
Knpb Timika News --- 57 0rang Anggota Knpb Wilayah Timika Yang dapat tahan di Mako Brimob Detasemen B Mil Km 32 pada Rabu 13 ...
-
KNPB Timika News- Hari ini tanggal 31 Mey 2016 adalah hari aksi damai Nasional di seluruh pelosok tanah papua dari sorong sampai...
-
Knpb News __Diketahui, Pada 31 Desember 2018 Kepolisian Resor Mimika sudah mengambil alih kantor atau markas KNPB wilayah Timika yang ...
-
Knpb News __ Kami tadi sudah pergi cek di kantor JEN terkait surat Somasi dari Perkumpulan Pengacara HAM (PAHAM) Papua, diki...
-
TIMIKA, KNPBNews____ Pada hari ini Jumat, 01 Juli 2016 Jam 11.00 Wpb, Komite Nasional Papua Barat [KNPB] Wilayah Timika sebagai M...
-
Mei 2015, rakyat Papua memahami akan kehadiran Indonesia di Wilayah Adat bangsa Papua. Tepat pada 1 Mei 2015 adalah hari aneksasi. ...
Comments
Labels
- ADVOKAT
- AKSI
- AKSI-DEMO
- AKTIVIS
- AMP
- ARTIKEL
- berika
- BERITA
- DIPLOMASI
- DOA
- DUKA
- FOTO
- FTO
- GEREJA
- Hukum dan Ham.
- IBADAH
- Informasi Papua Merdeka.TNI
- Informasi Terkait Papua Merdeka.
- INTERNASIONAL
- JUBI
- KNPB
- KNPB ASMAT
- KNPB BIAK
- KNPB KAIMANA
- knpb nabire
- KNPB PUSAT
- KNPB SORONG
- KNPB TIMIKA
- KNPB-PRD
- knpb-prd Wamena
- KNPB-PRD-BIAK
- KNPB-PRD-FAK-FAK
- KNPB-PRD-KAIMANA
- KNPB-PRD-TIMIKA
- KNPB-PRD-YAHOKIMO
- KNPB-PUSAT
- KOKONAO
- LAPORAN
- MAHASISWA
- MAMA PAPUA
- MANADO
- MSG
- NEWS
- Oleh Dr. Socratez Yoman.
- OPINI
- PAPUA
- PELANGGARAN HAM
- PERNYATAAN
- PERNYATAAN SIKAP
- PNWP
- PNWP-PRD
- Politisi
- POLRI
- SERUAN
- SOLOMON
- surat
- Tahanan Politik
- TERKINI
- TERKININ
- TIMIKA
- TNI
- TPN-OPM
- ULMWP
- VIDEO





























































