PERNYATAAN
Labels
- ADVOKAT
- AKSI
- AKSI-DEMO
- AKTIVIS
- AMP
- ARTIKEL
- berika
- BERITA
- DIPLOMASI
- DOA
- DUKA
- FOTO
- FTO
- GEREJA
- Hukum dan Ham.
- IBADAH
- Informasi Papua Merdeka.TNI
- Informasi Terkait Papua Merdeka.
- INTERNASIONAL
- JUBI
- KNPB
- KNPB ASMAT
- KNPB BIAK
- KNPB KAIMANA
- knpb nabire
- KNPB PUSAT
- KNPB SORONG
- KNPB TIMIKA
- KNPB-PRD
- knpb-prd Wamena
- KNPB-PRD-BIAK
- KNPB-PRD-FAK-FAK
- KNPB-PRD-KAIMANA
- KNPB-PRD-TIMIKA
- KNPB-PRD-YAHOKIMO
- KNPB-PUSAT
- KOKONAO
- LAPORAN
- MAHASISWA
- MAMA PAPUA
- MANADO
- MSG
- NEWS
- Oleh Dr. Socratez Yoman.
- OPINI
- PAPUA
- PELANGGARAN HAM
- PERNYATAAN
- PERNYATAAN SIKAP
- PNWP
- PNWP-PRD
- Politisi
- POLRI
- SERUAN
- SOLOMON
- surat
- Tahanan Politik
- TERKINI
- TERKININ
- TIMIKA
- TNI
- TPN-OPM
- ULMWP
- VIDEO
PERNYATAAN SIKAP POLITIK
LEMBAG PENANGGUNG JAWAB POLITIK BANGSA
PARLEMEN RAKYAT DAERAH MIMIKA (PRDM)
Perjuangan Papua menjadi perhatian penuh
dari dunia Internasional dengan isu “Hak Penentuan Nasib Sendiri”.
Negara-negara pendukung di tingkat regional, Internasional dan terutama
Negara-negara Melanesia,Mikronesia dan Polinesia MSG, Pasific Island Forum PIF,
dan juga Negara-negara Kulit Hitam di Dunia yang tergabun dalam forum ACP yang
telah dilakukan pertemuan besar-besaran di Pohnpei Mikronesia beberapa minggu
yang lalu, agenda utama yang telah di tetapkan adalah keluan-keluan atau nasib
Kulit Hitam berbagai belahan dunia yang ada. Termasuk kita di Papua agar West
Papua menjadi sebuah Negara sepeti bangsa-bangsa lain di dunia. Dan West Papua
siap di daftarkan dalam Dekolonisasi Komite 24 di PBB saat sidang tahunan PBB
di New York US Amerika
Kemarin,
pertemuan pemimpin negara-negara Pasifik untuk West Papua telah terjadi di
lantai 4, East West Center, Honolulu, Hawaii. Pemimpin Negara-negara Melanesia,
Polinesia, dan Micronesia bersatu untuk mendukung masalah West Papua hingga ke PBB, bersama-sama
dengan Pasific Islands Forum (PIF).
Pertemuan Pacific
Coalition for West Papua ini terjadi disela-sela pertemuan Negara-negara
Pasifik untuk perubahan iklim yang mengancam negara-Negara Pasifik, dimana
Presiden AS, Barack Obama ikut menghadiri.
Mereka kembali
tegaskan bahwa masalah ini, bukan masalah MSG tetapi pasifik utara dan selatan.
Mereka akui akar masalah West Papua adalah penghianatan terhadap bangsa Papua
dalam menentukkan nasibnya sendiri melalui REFERENDUM. Mereka tegaskan dan akui
ULMWP sebagai satu-satunya wadah representatif perjuangan bangsa Papua di
Pacific Coalition for West Papua.
Pertemuan itu
bersepakat membawa masalah West Papua ke sidang Umum PBB, di New York, dalam
bulan ini. Sidang Umum PBB di New York akan mulai pada tanggal, 15 September-05
Oktober 2016 mendatang. Dimana kita bersama Solomon Island dan Vanuatu akan
fasilitasi Side Even, juga untuk pertama kali ULMWP akan pidato di PBB. KNPB
sampaikan kepada rakyat Papua lakukan aksi dukungan. Juga sebagai orang Papua
punya malasah kami himbaukan kembali bahwa; siapkanlah diri untuk memberikan
dukungan kepada mereka yang dukung Malaslah perjuangan kita.
Juga kami perlu
sampaikan proses perjuangan di tingkat internasional saa ini bahwa; Kepulauan Konferensi ke-10 Pacific Pemimpin, Uni
Internasional untuk Konservasi Kongres Konservasi Dunia Alam dan pertemuan 1
dari Koalisi Pasifik di Papua Barat. Sementara di Honolulu, Perdana Menteri
juga memiliki kesempatan untuk memiliki diskusi bilateral dengan Polinesia
Presiden Perancis, Yang Mulia Edouard Fritch. Adapun pertemuan 1 dari Koalisi
Pasifik di Papua Barat, resolusi dicapai untuk mengambil isu-isu Hak Asasi
Manusia di Papua Barat ke PBB untuk intervensi di Majelis Umum ke-71 akhir
bulan ini.
Pertemuan melihat
ekspresi komitmen mendalam oleh kedua anggota pendiri dari koalisi serta
anggota baru jaringan advokasi Papua Barat ini di attendance- Kepulauan
Solomon, Gerakan Pembebasan Papua Barat di Inggris, Front de Liberation Nationale Kanak et
Socialiste, Tonga, Tuvalu, Kepulauan Marshall, Kirabati dan Nauru- untuk
masalah Papua.
Komite Nasional
Papua Barat (KNPB) sebagai Media Nasional Bangsa Papua kami sampaikan kepada
seluruh rakyat Papua bahwa: Anda adalah Pemilik Negeri ini maka anda punya
wajib memberikan dukungan doa kepada saudara-saudari kita yang ada di
Negara-negara Pasific dan Malanesia, yang sedang biacara dan mendorong,
Perjuangan Kita di sidang Umum PBB di New York. Mari kawan..!!! Dantang
mengambil bagian dan gunakan 1 hari untuk mendukung kepada Negara-negara
Pasific yg tergabun dalam suara koalisi untuk west Papua dan persoalan kita
akan bawah ke dunia Internasional.
Tidak lupah
juga kami sampaikan kepada Rakyat Papua wajib memberikan dukungan seutuhnya
melalui moril maupun Doa-doa dan Pastikan anda sebagai Orang Papua opsi pada
kemenangan kita. Dan ULMWP akan pidato pertama di sidang Umum PBB New York di
berikan waktu oleh Negara Vanuatu dgn Salom Island. Untuk itu dalam kamus
perjuangan ini tidak ada istilah bosan atau cape. Tetapi luangkan satu hari ini
untuk dukungan kepada Negara Pasific yang tergabun dalam koalisien Pasific
untuk Papua. Mereka akan bawa masalah perjuangan ke UN nanti.
Kami juga
sampaikan jangan berbicara dengan hegemoni atau mitos-mitos lokal sukuis dll.
Yang ujung-ujungnya memisahkan kita dalam keluarga lupahkan dengan teman dan
teman juga dalam gerakan kita. Kawan! kita semua tidak ada yang lebih tidak ada
yang kurang, kita alami penderitaan yang sama. Bagimana kita tunjukan dengan
sadar kekuatan persatuan kita, kepada negara kolonial ini.
Demikian pernyataan
sikap ini kami buat secara bertanggung jawab, demi pembebasan bangsa Papua dari
segala bentuk penindasan, dan demi tercapainya hak bangsa Papua untuk
menentukan nasibnya sendiri. Salam REVOLUSI!!! “Kita Harus Mengakhiri”
Salam Revolusi!
Kita Harus Mengakhiri
Timika Senin, 19
September 2016
Hormat Kami
Lembaga Penanggung Jawab Politik
Parlemen Rakyat Daerah Mimika (PRDM)
Ev. ABIHUT DEGEY Sth.MG
KEGIATAN MIMBAR BEBAS
PARLEMEN NASIONAL WEST PAPUA
SEKERTARIAT PARLEMEN RAKYAT WILAYAH BOMBERAY
DAERAH FAK-FAK, KAIMAN DAN TIMIKA
Alamat: Jl. Sosial Kebun Sirih, Timika-Papua
KEGIATAN MIMBAR BEBAS
DALAM RANGKA
PENOLAKAN HARI ANESASI PAPUA KE NKRI 1 MEI 2015
DAN DUKUNGAN PEMBENTUKAN ULMWP
1. PENDAHULUAN
Dalam memperingati hari aneksasi West Papua ke dalam penjajahan Indonesia ke-55, tanggal 1 Mei 2015, rakyat West Papua mendesak Indonesia dan dunia internasional agar menghentikan penjajahan Indonesia dan segera memediasi rakyat West Papua untuk menentukan nasibnya sendiri melalui referendum yang damai, demokratis dan final.
Dalam upaya mencapai hak penentuan nasib sendiri, rakyat West Papua memberi kewenangan penuh kepada badan unifikasi yaitu United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) untuk mewakili menjadi anggota penuh dalam Melanesian Spearhead Groups (MSG). Oleh sebab itu, kami menganggap upaya dari kelompok lain yang berupaya menjadi anggota MSG adalah illegal dan tidak mewakili rakyat West Papua.
Segala bentuk dan siasat kolonial Indonesia untuk menghalangi perjuangan pembebasan West Papua merupakan bagian dari memperkokoh pendudukan kolonial Indonesia dan sebagai wujud dari praktek neo kolonialisme yang sedang berlangsung diatas tanah Papua. Karena itu, kami mendesak Pemimpin-pemimpin Negara-negara Melanesia untuk tidak terjebak dalam rayuan Negara Indonesia yang sedang menindas bangsa Melanesia di West Papua.
Rakyat West Papua menolak setiap tawaran kebijakan pembangunan Indonesia di West Papua yang penuh dengan rekayasa. Bahwa tidak akan pernah ada keberhasilan pembangunan Indonesia di West Papua selama hak penentuan nasib sendiri belum terlaksana. Sebab, rakyat West Papua memiliki konsep ideologi pembangunan sendiri dalam perspektif West Papua-Melanesia. Oleh sebab itu rakyat West Papua mendesak Pemerintahan Joko Widodo untuk menghentikan kebijakan kolonialisme dan kapitalisme di teritori West Papua.
Rakyat West Papua juga mendesak aparat kolonial Indonesia untuk menghentikan upaya kriminalisasi gerakan damai rakyat West Papua. Rakyat West Papua meminta ruang demokratis yang damai dan mendesak Pemerintah Indonesia untuk tidak menggunakan cara-cara militeristik dalam penyelesaian konflik politik teritori West Papua. Hentikan penangkapan, penyiksaan, pembunuhan terhadap rakyat dan aktivis damai, dan segera bertanggung jawab atas kasus-kasus pembunuhan rakyat sipil West Papua.
1 Mei 1963 adalah awal pemusnahan Manusia Melanesia di Papua Barat, dimana UNTEA menyerahkan Administrasi West Papua Kepada Indonesia secara sepihak tanpa diketahui oleh orang Papua Barat sebagai pemilik dan pewaris wilayah west Papua. Hal ini dilakukan atas kongkalinggong Amereika Serikat, Belanda, Indonesia dan PBB, untuk kepentingan ekonomi di Papua Barat, maka rakyat Papua jadi korban samapai dengan saat ini.
Aneksasi Bangsa Papua ke dalam NKRI melalui UNTEA 1 Mei 1963 merupakan kejahatan atas Hak Politik dan hak hidup serta Hak ekonomi orang Papua dilanggar. PBB sampai dengan saat ini tidak Pernah merasa bersalah atas nasib bangsa Papua.
01 Mei 1963 merupakan awal pendudukan Indonesia di Tanah Papua. Terjadinya penyerahan kekuasaan dari pemerintahan sementara PBB (UNTEA) kepada Indonesia melegitimasi Indonesia untuk menempatkan militernya dalam jumlah besar di Papua Barat. Sesuai perjanjian New York atau New York Agreement 15 Agustus 1962, Indonesia ditugaskan untuk membangun sambil mempersiapkan pelaksanaan Act of Free Choice (Tindakan Pilih Bebas) atau Self Determination (Penentuan Nasib Sendiri).
Kenyataannya, upaya pengkondisian Papua mulai dilakukan militer Indonesia sejak 1963 hingga 1969. Terbukti hasil Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) tahun 1969dimenangkan oleh Indonesia, dengan keterlibatan 1.025 orang pemilih dari 800.000 orang Papua yang punya hak untuk memilih. Dua tahun sebelum Pepera 1969, pada tahun 1967 terjadi Kontrak Karya 1 PT Freeport Mc Moran Gold and Copper perusahaan tambang emas dan tembaga milik negara Imperialis Amerika dengan rezim Orba Soeharto. Kontrak ini dilakukan karena Indonesia yakin akan memenangkan Pepera walaupun dengan cara keji sekalipun, seperti teror, intimidasi dan bahkan pembunuhan sekalipun.
Kehadiran Indonesia tidak serta merta diterima oleh menghendaki kemerdekaan sebagai sebuah negara. Kenyataan ini dibalas oleh Indonesia dengan berbagai operasi militer baik di daerah pesisir Papua maupun daerah pegunungan Papua. Ratusan ribu rakyat Papua tewas akibat kekejaman militer (TNI-Polri) Indonesia. Apalagi paska pemberlakuan Daerah Operasi Militer (DOM) sejak 1977-1998.
Kejahatan Negara Indonesia melalui kaki tanganya militer (TNI-Polri) terus berlanjut hingga dewasa ini. tanggal 08 Desember 2014 Rakyat Papua dikejutkan dengan kebrutalan Aparat Keamanan Indonesia di Kabupaten Paniai, yang menewaskan 4 Orang siswa SMA Negeri 1 Paniai dan belasan lainnya kritis. Kebrutalan berlanjut Pada06 Januari 2015 di Timika, aparat gabungan TNI dan Polri melakukan penyisiran kampung Utikini dan mengamankan setidaknya 200 orang, termasuk 48 perempuan dan tiga anak-anak.
Pada tanggal 21 Maret 2015, polisi membubarkan paksa kegiatan penggalangan dana kemanusiaan KNPB Yahukimo untuk Bencana Badai Pam Vanuatu, yang menewaskan Obagma Senegil dan 4 orang luka-luka akibat tertembak dalam insiden tersebut.
Ironisnya kejahatan kemanusian di tanah papua secara terus menerus terjadi, namun Negara melalui Brirokrasinya masih dengan keras kepala mendorong agar Mako Brimob di Kabupaten Jayawijaya, Wamena untuk tetap di bangun. Situasi ini membenarkan bahwa, kehadiran Indonesia atas Tanah Papua sejak 01 mei 1963 hingga saat ini, dengan jelas hanya untuk memusnahkan Orang Asli Papua (OAP), dengan tujuan untuk menguasai Teritori dan Sumber Daya Alam (SDA) Papua.
Maka Parlemen Rakyat Wilayah (PRW) Bomberay yang meliputi Fak-Fak, Kaimana dan Timika melakukan Aksi Ibadah Mengenang atas Ribuan Rakyat Papua yang di bunuh secara langsung dan tidak langsung selama 55 tahun bersama Indonesia dari sejak Papua di Anesasi ke dalam Republik Indonesia.
Kegiatan Ibadah ini dilaksanakan di halaman Kantor Pusat Parlemen Rakyat Wilayah Bomberay di Timika, Papua Barat.
2. NAMA KEGIATAN
Nama Kegiatan adalah:Mimbar Bebas dengan isu tunggal ULMWP IS OUR LEGAL & REPRESENTATIVE BODY FOR MSG!
3. THEMA KEGIATAN
Thema dan Sub Thema adalah:
Thema : SAYA BUKAN BANGSA INDONESIA TAPI SAYABANGSA MALANESIA
Sub Thema: BERSAMA ULMWP BANGSA PAPUA MENUJU MAMA KANDUNGMALANESIA, SETELAH 55 TAHUN BERSAMA MAMA TIRI INDONESIA YANG TIDAK URUS DARI SEGALA-GALANYA
4. TUJUAN KEGIATAN
Tujuan Kegiatan adalah:
1. Mendukung Dan Memberikan Mandat Penuh Kepada Pimpinan United Liberation Movement For West Papua (ULMWP) Untuk Melobi Masuk Ke Malanesian Spearhead Group (MSG).
2. Memohon Kepada Pimpinan Malanesian Spearhead Group (MSG) Untuk Menerima Wadah Refrentatif Bangsa Papua Yaitu United Liberation Movement For West Papua (ULMWP) Untuk Masuk Sebagai Anggota Tetap Di Malanesian Spearhead Group (MSG).
3. Menyatakan Kepada Pemerintah Republik Indonesia, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Belanda Dan Amerika Serikat Bahwa 1 Mei 1963 Adalah Hari Anesasi Papua Ke Dalam Republik Indonesia, Awal Pemusnahan Manusia Malanesia Di Papua Barat Dan Ingin Kembali Ke Rumah Malanesia.
5. AGENDA KEGIATAN
1. Ibadah
Ibadah di Pimpin oleh Pdt. Daniel Bagau, dalam khotbanya Pdt. Daniel Bagau mengajak untuk rakyat Papua melihat kembali jati dirinya sebagai manusia Malanesia yang ada di daerah adat Malanesia di tanah Papua Barat, Tuhan menciptakan Bangsa Malanesia di tanah Papua Barat agar Manusia Papua Barat yang harus tinggal di tanah ini.
Lanjutnya, Orang Papua, Manusia Malanesia mulai hari ini kita sadar bahwa:
a. Saya diciptakan dan ditempat tanah ini.
b. Orang Papua mengikuti Jalan Tuhan, yaitu jalan lewat wadah koordinatif ULMWP ini untuk menuju ke rumah Malanesia.
c. Orang Papua berdoa Pulau Malanesia ini.
2. Doa
Doa pemutusan dan pelepasan bersama dengan Bangsa Indonesia dengan Bangsa Malanesia di tanah Papua di doakan oleh Pdt. Deserius Adii, menurut Adii semua hubungan dengan segala ikatan-ikatan, kubu-kubu dan pertahanan yang dibangun di atas territorial West Papua pada hari ini kami putuskan dan basmikan dalam nama Tuhan Yesus dan Bangsa Papua tahun ini pun masuk dalam forum MSG.
3. Pernyataan
Pernyataan dibacakan oleh Sekertaris Parlemen Rakyat Wilaya (PRW) Bomberay di Timika, Pdt. Deserius Adii, dan pernyataannya adalah:
a. Mendukung Dan Memberikan Mandat Penuh Kepada Pimpinan United Liberation Movement For West Papua (ULMWP) Untuk Melobi Masuk Ke Malanesian Spearhead Group (MSG).
b. Memohon Kepada Pimpinan Malanesian Spearhead Group (MSG) Untuk Menerima Wadah Refrentatif Bangsa Papua Yaitu United Liberation Movement For West Papua (ULMWP) Untuk Masuk Sebagai Anggota Tetap Di Malanesian Spearhead Group (MSG).
c. Menyatakan Kepada Pemerintah Republik Indonesia, Perserikatan Bangsa-Bangsa (Pbb), Belanda Dan Amerika Serikat Bahwa 1 Mei 1963 Adalah Hari Anesasi Papua Ke Dalam Republik Indonesia, Awal Pemusnahan Manusia Malanesia Di Papua Barat Dan Ingin Kembali Ke Rumah Malanesia.
Demikianlah Kronologis Singkat Kegiatan tadi.
Timika, 1 Mei 2015
PARLEMEN NASIONAL WEST PAPUA (PNWP)
SEKERTARIAT PARLEMEN RAKYAT WILAYAH BOMBERAY
(FAK-FAK, KAIMANA DAN TIMIKA)
PDT. DESERIUS ADII, S.TH.
(SEKERTARIS PRW BOMBERAY)
FOTO KEGIATAN
![]() |
| Seluruh rakyat Timika yang hadir dan bapa-bapa Pendeta berdosa bersama menyerahkan ULMWP masuk menjadi Anggota resmi MSG |
![]() |
| foto bersama saat Usai Kegiatan Aneksasi Papua dipaksa masuk ke Indonesia |
![]() |
| Suasana Doa bersama do untuk negara Fasifik tetap berkomitmen untuk Papua masuk Anggota MSG. |
![]() |
| Awal pembukaan Ibadah memperingati dan mengutuk menolak Aneksasi Papua ke Indonesia |
![]() |
| Doa pembukaan dipimpim oleh Pdt. Benny Kayame S. Th. |
![]() |
| Mama Papua dalam keadaan Doa |
![]() |
| Anggota PRD Timika |
![]() |
| Rakyat Papua doa Untuk ULMWP |
![]() |
| Rakyat Papua doa Untuk ULMWP |
![]() |
| Rakyat Papua menyanyikan Lagu Penyambutan Renungan Firman Tuhan |
![]() |
| Rakyat Papua mendengarkan Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Daniel Kobogau |
![]() |
| Rakyat Papua mendengarkan Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Daniel Kobogau |
![]() |
| Kaum pria berdoa untuk ULMWP Melobi untuk Masuk menjadi Anggota Resmi MSG |
![]() |
| Rakyat Papua berdoa untuk ULMWP Melobi untuk Masuk menjadi Anggota Resmi MSG |
![]() |
| Suasana doa Berkat untuk ULMWP |
![]() |
| Suasana doa Berkat untuk ULMWP |
![]() |
| Suasana doa Berkat untuk ULMWP |
![]() |
| Suasana doa Berkat untuk ULMWP |
![]() |
| Suasana doa Berkat untuk ULMWP |
![]() |
| Suasana doa Berkat untuk ULMWP |
![]() |
| Suasana doa Berkat untuk ULMWP |
![]() |
| Suasana doa Berkat untuk ULMWP |
![]() |
| Suasana doa Berkat untuk ULMWP |
![]() |
| pembacaan pernyataan sikap Politik KNPB-PRD Wilayah Timika |
![]() |
| pembacaan pernyataan sikap Politik KNPB-PRD Wilayah Timika |
![]() |
| pembacaan pernyataan sikap Politik KNPB-PRD Wilayah Timika |
![]() |
| Rakyat Papua Wilayah Timika Penandatanganan Petisi dukungan Terhadap ULMWP layak Masuk menjadi anggota MSG |
![]() |
| Rakyat Papua Wilayah Timika Penandatanganan Petisi dukungan Terhadap ULMWP layak Masuk menjadi anggota MSG |
![]() |
| Rakyat Papua Wilayah Timika Penandatanganan Petisi dukungan Terhadap ULMWP layak Masuk menjadi anggota MSG |
![]() |
| Rakyat Papua Wilayah Timika Penandatanganan Petisi dukungan Terhadap ULMWP layak Masuk menjadi anggota MSG |
![]() |
| Rakyat Papua Wilayah Timika Penandatanganan Petisi dukungan Terhadap ULMWP layak Masuk menjadi anggota MSG |
![]() |
| Rakyat Papua Wilayah Timika Penandatanganan Petisi dukungan Terhadap ULMWP layak Masuk menjadi anggota MSG |
![]() |
| Rakyat Papua Wilayah Timika Penandatanganan Petisi dukungan Terhadap ULMWP layak Masuk menjadi anggota MSG |
![]() |
| Rakyat Papua Wilayah Timika Penandatanganan Petisi dukungan Terhadap ULMWP layak Masuk menjadi anggota MSG |
![]() |
| Rakyat Papua Wilayah Timika Penandatanganan Petisi dukungan Terhadap ULMWP layak Masuk menjadi anggota MSG |
![]() |
| Rakyat Papua Wilayah Timika Penandatanganan Petisi dukungan Terhadap ULMWP layak Masuk menjadi anggota MSG |
![]() |
| Rakyat Papua Wilayah Timika Penandatanganan Petisi dukungan Terhadap ULMWP layak Masuk menjadi anggota MSG |
![]() |
| Rakyat Papua Wilayah Timika Penandatanganan Petisi dukungan Terhadap ULMWP layak Masuk menjadi anggota MSG |
![]() |
| Rakyat Papua Wilayah Timika Penandatanganan Petisi dukungan Terhadap ULMWP layak Masuk menjadi anggota MSG |
![]() |
| usai kegiatan foto bersama |
![]() |
| usai kegiatan foto bersama |
![]() |
| Keamanan Militan KNPB |
![]() |
| Son Tabuni Selaku Wakorlab dalam Aksi mimbar bebas mengucapkan Terimakasih Kepada Rakyat yang ikut kegiatan ini. |
![]() |
| Mama Papua menyanyikan Lagu daerah bahasa Komoro |
Langganan:
Postingan (Atom)
Popular Posts
-
Knpb Timika News --- 57 0rang Anggota Knpb Wilayah Timika Yang dapat tahan di Mako Brimob Detasemen B Mil Km 32 pada Rabu 13 ...
-
KNPB Timika News- Hari ini tanggal 31 Mey 2016 adalah hari aksi damai Nasional di seluruh pelosok tanah papua dari sorong sampai...
-
Knpb News __Diketahui, Pada 31 Desember 2018 Kepolisian Resor Mimika sudah mengambil alih kantor atau markas KNPB wilayah Timika yang ...
-
Knpb News __ Kami tadi sudah pergi cek di kantor JEN terkait surat Somasi dari Perkumpulan Pengacara HAM (PAHAM) Papua, diki...
-
TIMIKA, KNPBNews____ Pada hari ini Jumat, 01 Juli 2016 Jam 11.00 Wpb, Komite Nasional Papua Barat [KNPB] Wilayah Timika sebagai M...
-
Mei 2015, rakyat Papua memahami akan kehadiran Indonesia di Wilayah Adat bangsa Papua. Tepat pada 1 Mei 2015 adalah hari aneksasi. ...
Comments
Labels
- ADVOKAT
- AKSI
- AKSI-DEMO
- AKTIVIS
- AMP
- ARTIKEL
- berika
- BERITA
- DIPLOMASI
- DOA
- DUKA
- FOTO
- FTO
- GEREJA
- Hukum dan Ham.
- IBADAH
- Informasi Papua Merdeka.TNI
- Informasi Terkait Papua Merdeka.
- INTERNASIONAL
- JUBI
- KNPB
- KNPB ASMAT
- KNPB BIAK
- KNPB KAIMANA
- knpb nabire
- KNPB PUSAT
- KNPB SORONG
- KNPB TIMIKA
- KNPB-PRD
- knpb-prd Wamena
- KNPB-PRD-BIAK
- KNPB-PRD-FAK-FAK
- KNPB-PRD-KAIMANA
- KNPB-PRD-TIMIKA
- KNPB-PRD-YAHOKIMO
- KNPB-PUSAT
- KOKONAO
- LAPORAN
- MAHASISWA
- MAMA PAPUA
- MANADO
- MSG
- NEWS
- Oleh Dr. Socratez Yoman.
- OPINI
- PAPUA
- PELANGGARAN HAM
- PERNYATAAN
- PERNYATAAN SIKAP
- PNWP
- PNWP-PRD
- Politisi
- POLRI
- SERUAN
- SOLOMON
- surat
- Tahanan Politik
- TERKINI
- TERKININ
- TIMIKA
- TNI
- TPN-OPM
- ULMWP
- VIDEO
















































