Polda Papua Kerahkan 1.576 Personil Kejar Penembak Brimob
Posted by: mediasi rakyat Posted date: 05.42 / comment : 0
Jayapura, Jubi – Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengerahkan sedikitnya 1.576 personil gabungan polisi dan TNI mengejar pelaku penembakan yang menewaskan dua anggota Brigadir Mobil (Brimob) dan satu karyawan PT. Freeport Indonesia di Mimika, Papua pada 1 Januari lalu.
Kapolda Inspektur Jenderal (Pol) Yotje Mende mengatakan, pasukan itu terdiri dari dua pertiga anggota Polres Mimika, 453 orang Satgas Amole, 27 orang merupakan gabunganPropam, Reserse, Intel dan Satgas Ops Polda Papua, serta 150 personil TNI bersenjata lengkap dari Batalyon Kodim Mimika,
“Brimob Polda juga disiagakan sebanyak 500 personil. Mereka siap diberangkatkan ke Timika dalam operasi penegakan hukum. Targetnya satu, tangkap hidup atau mati pelaku penembakan, ambil kembali senjata anggota yang dirampas. Saya tidak mau ambil resiko. Tapi kalau mereka menyerah, kami jadikan mereka manusia. Kami tetap menjujung HAM,” kata Kapolda Yotje kepada wartawan dalam keterangan persnya, Rabu (7/1) sore.
Menurutnya, hasil sementara Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri menyimpulkan, para korban ditembak dari jarak dekat menggunakan senjata laras pendek jenis FN. Katanya, peluru yang ditemukan adalah amunsi FN.
“Memang peluru itu bisa digunakan senjata lain, tapi itu peluru FN. Kesimpulannya senpi FN. Jadi tidak menggunakan sejata milik anggota Brimob yang dirampas,” ucapnya.
Selain itu lanjut Kapolda, di tempat kejadian perkara juga ditemukan 13 butir selongsong amunisi FN dan tiga butir amunisi stayer yang belum ditembakkan. Diduga, kelompok penyerang berusaha menggunakan senjata rampasannya, namun tak meledak.
“Kapolri memerintah mengejar pelaku. Sejak 2 Januari lalu saya nyatakan operasi pengejaran. Kami melibatkan banyak personil karena medan berat. Diperkiarakan, kelompok pimpinan Ayub Waker itu kini berkekuatan kurang lebih 50 orang,” katanya.
Katanya, operasi akan dilakukan bertahap secara terus menerus. Polda setempat akan melihat perkembangan selama dua pekan. Jika pelaku belum tertangkap, akan dikejar terus. (Arjuna Pademme)
Sumber: tabloidjubi.com
Kapolda Inspektur Jenderal (Pol) Yotje Mende mengatakan, pasukan itu terdiri dari dua pertiga anggota Polres Mimika, 453 orang Satgas Amole, 27 orang merupakan gabunganPropam, Reserse, Intel dan Satgas Ops Polda Papua, serta 150 personil TNI bersenjata lengkap dari Batalyon Kodim Mimika,
“Brimob Polda juga disiagakan sebanyak 500 personil. Mereka siap diberangkatkan ke Timika dalam operasi penegakan hukum. Targetnya satu, tangkap hidup atau mati pelaku penembakan, ambil kembali senjata anggota yang dirampas. Saya tidak mau ambil resiko. Tapi kalau mereka menyerah, kami jadikan mereka manusia. Kami tetap menjujung HAM,” kata Kapolda Yotje kepada wartawan dalam keterangan persnya, Rabu (7/1) sore.
Menurutnya, hasil sementara Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri menyimpulkan, para korban ditembak dari jarak dekat menggunakan senjata laras pendek jenis FN. Katanya, peluru yang ditemukan adalah amunsi FN.
“Memang peluru itu bisa digunakan senjata lain, tapi itu peluru FN. Kesimpulannya senpi FN. Jadi tidak menggunakan sejata milik anggota Brimob yang dirampas,” ucapnya.
Selain itu lanjut Kapolda, di tempat kejadian perkara juga ditemukan 13 butir selongsong amunisi FN dan tiga butir amunisi stayer yang belum ditembakkan. Diduga, kelompok penyerang berusaha menggunakan senjata rampasannya, namun tak meledak.
“Kapolri memerintah mengejar pelaku. Sejak 2 Januari lalu saya nyatakan operasi pengejaran. Kami melibatkan banyak personil karena medan berat. Diperkiarakan, kelompok pimpinan Ayub Waker itu kini berkekuatan kurang lebih 50 orang,” katanya.
Katanya, operasi akan dilakukan bertahap secara terus menerus. Polda setempat akan melihat perkembangan selama dua pekan. Jika pelaku belum tertangkap, akan dikejar terus. (Arjuna Pademme)
Sumber: tabloidjubi.com
About mediasi rakyat

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Related
Popular Posts
-
Knpb Timika News --- 57 0rang Anggota Knpb Wilayah Timika Yang dapat tahan di Mako Brimob Detasemen B Mil Km 32 pada Rabu 13 ...
-
KNPB Timika News- Hari ini tanggal 31 Mey 2016 adalah hari aksi damai Nasional di seluruh pelosok tanah papua dari sorong sampai...
-
Knpb News __Diketahui, Pada 31 Desember 2018 Kepolisian Resor Mimika sudah mengambil alih kantor atau markas KNPB wilayah Timika yang ...
-
Knpb News __ Kami tadi sudah pergi cek di kantor JEN terkait surat Somasi dari Perkumpulan Pengacara HAM (PAHAM) Papua, diki...
-
TIMIKA, KNPBNews____ Pada hari ini Jumat, 01 Juli 2016 Jam 11.00 Wpb, Komite Nasional Papua Barat [KNPB] Wilayah Timika sebagai M...
-
Mei 2015, rakyat Papua memahami akan kehadiran Indonesia di Wilayah Adat bangsa Papua. Tepat pada 1 Mei 2015 adalah hari aneksasi. ...
Comments
Labels
- ADVOKAT
- AKSI
- AKSI-DEMO
- AKTIVIS
- AMP
- ARTIKEL
- berika
- BERITA
- DIPLOMASI
- DOA
- DUKA
- FOTO
- FTO
- GEREJA
- Hukum dan Ham.
- IBADAH
- Informasi Papua Merdeka.TNI
- Informasi Terkait Papua Merdeka.
- INTERNASIONAL
- JUBI
- KNPB
- KNPB ASMAT
- KNPB BIAK
- KNPB KAIMANA
- knpb nabire
- KNPB PUSAT
- KNPB SORONG
- KNPB TIMIKA
- KNPB-PRD
- knpb-prd Wamena
- KNPB-PRD-BIAK
- KNPB-PRD-FAK-FAK
- KNPB-PRD-KAIMANA
- KNPB-PRD-TIMIKA
- KNPB-PRD-YAHOKIMO
- KNPB-PUSAT
- KOKONAO
- LAPORAN
- MAHASISWA
- MAMA PAPUA
- MANADO
- MSG
- NEWS
- Oleh Dr. Socratez Yoman.
- OPINI
- PAPUA
- PELANGGARAN HAM
- PERNYATAAN
- PERNYATAAN SIKAP
- PNWP
- PNWP-PRD
- Politisi
- POLRI
- SERUAN
- SOLOMON
- surat
- Tahanan Politik
- TERKINI
- TERKININ
- TIMIKA
- TNI
- TPN-OPM
- ULMWP
- VIDEO